Racun Alami Pada Tanaman Pangan.
marsono_marsono 08 Januari 2024 21:44:23 WIB
Bayam
Asam oksalat banyak ditemukan pada tumbuhan, termasuk sayuran. Namun karena asam oksalat dapat mengikat nutrisi penting dalam tubuh, mengonsumsi makanan tinggi asam oksalat dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, terutama kalsium. Asam oksalat merupakan asam kuat yang dapat mengiritasi saluran pencernaan, terutama lambung. Asam oksalat juga berperan dalam pembentukan batu ginjal. Untuk menghindari efek negatif asam oksalat, sebaiknya kita tidak banyak mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa ini.
Kulit
Singkong mengandung racun linamarin dan lotaustralin, keduanya termasuk dalam kelompok glikosida sianogenik. Linamarin terdapat di seluruh bagian tanaman, terutama pada akar dan daun. Singkong terbagi menjadi dua jenis, pahit dan manis. Singkong jenis pahit memiliki toksisitas lebih tinggi dibandingkan jenis singkong manis. Jika singkong mentah atau kurang matang dimakan, racunnya akan berubah menjadi senyawa kimia bernama hidrogen sianida yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Singkong manis mengandung kurang dari 50 mg sianida per kilogram, sedangkan singkong pahit mengandung lebih dari 50 mg sianida per kilogram. Meski tubuh masih bisa menoleransi sianida dalam jumlah kecil, namun jumlah sianida yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh melebihi 1 mg per kilogram berat badan per hari. Gejala keracunan sianida antara lain penyempitan kerongkongan, mual, muntah, sakit kepala, dan pada kasus yang parah dapat menyebabkan kematian. Untuk mencegah keracunan singkong, sebelum mengkonsumsi singkong sebaiknya kulit singkong dicuci bersih untuk menghilangkan kotoran, kupas kulitnya, potong-potong, rendam dalam air panas bersih selama beberapa hari, lalu cuci bersih, lalu masak hingga matang, atau goreng itu. dia. atau rebus. Ubi jalar hanya perlu dipotong dan dimasak untuk mengurangi kadar sianida ke tingkat tidak beracun.
Rebung
Racun alami rebung termasuk dalam kelompok glikosida sianogenik. Untuk menghindari keracunan akibat konsumsi rebung, sebaiknya buang terlebih dahulu daun terluar bambu yang akan dimasak, potong halus, dan masak dalam air mendidih yang diberi sedikit garam selama 8 hingga 10 menit. Gejala keracunannya mirip dengan keracunan singkong, antara lain penyempitan kerongkongan, mual, muntah, dan sakit kepala. Dengok, (SID) - Mimi
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pemkal Dengok Salurkan BLT Dana Desa Bulan Mei 2026 kepada 6 Keluarga Penerima Manfaat
- Pemkal Dengok Salurkan PMT Ibu Hamil dan Menyusui Bulan Mei 2026 untuk 7 Penerima Manfaat
- BPKP DIY Lakukan Monitoring dan Uji Petik Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Dengok
- 450 KPM Dengok Terima Bantuan Pangan Kemensos RI melalui Bulog
- Pertemuan Rutin LINMAS DENGOK Bahas KAMTIBMAS dan Pencegahan Paham Radikal
- UPT Puskesmas Playen II Gelar Pembinaan ILP Tingkat Padukuhan di Dengok II
- Rakor Pemangku Keistimewaan 2026 Bahas Pemanfaatan Tanah Kalurahan dan Arah Perencanaan Tahun 2027
Komentar Terkini
-
suyanto
Semangat maju terus bersama berusaha mewujudkan De...baca selengkapnya
08 Januari 2017 22:39:01 WIB -
MarsonoKI
Lanjutkan...baca selengkapnya
08 Januari 2017 19:44:17 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:20 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:13 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:11 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











