Alat Perontok Padi Tradisional
09 Maret 2019 12:48:13 WIB
SID_Desa Dengok. Diera moderenisasi alat yang serba canggih serba mesin ini ternyata masih ada beberapa warga masyarakat petani yg menggunakan cara tradisiinal. Adalah bapak Sukino warga Padukuhan Dengok 3 ini dari dulu masih merontokan padi dengan cara tradisional. Alat yg di buat sendiri menggunakan limbah kayu ini di gerakan dengan tenaga kaki. Dengan rangkaian bekas gerigi, rantai sepeda, dan karet yang diikatkan pada tiang dibelakang alat ini sangat unik.
Setelah admin berbincang ternyata dikarenakan lahan yang dimiliki cuma sesikit jadi cuma menggunakan tradisional alat ini. Bahkan kalo ada yang mau pesan alat ini. Beliau siap menerima pesan. (abi)
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- PENGUMUMAN HASIL PENGUKURAN INDEKS DESA TAHUN 2026
- Pelatihan Penguatan Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta Gelombang III
- Pelatihan Pengenalan dan Penguatan Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta Gelombang Kedua Digelar di Kaluraha
- Pelatihan Pengenalan dan Penguatan Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta Digelar di Kalurahan Dengok Gelomba
- Pengumuman Pendaftaran Lurah Dengok 2026
- SKM Semester II Tahun 2026
- Laporan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester I Tahun 2026
Komentar Terkini
-
suyanto
Semangat maju terus bersama berusaha mewujudkan De...baca selengkapnya
08 Januari 2017 22:39:01 WIB -
MarsonoKI
Lanjutkan...baca selengkapnya
08 Januari 2017 19:44:17 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:20 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:13 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:11 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









