Safari Ramadhan 1447 H Dimulai dari Padukuhan Dengok I, Pemkal Dengok Perkuat Kebersamaan

ibnu nurhuda kasendar 24 Februari 2026 10:07:10 WIB

Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M Pemerintah Kalurahan Dengok resmi dimulai dari Padukuhan Dengok I. Kegiatan perdana ini dilaksanakan di Musholla Assalam dan menjadi pembuka rangkaian Safari Ramadhan yang akan digelar di berbagai padukuhan di wilayah Kalurahan Dengok.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Dengok, Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), serta Bhabinkamtibmas. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah yang dipimpin oleh Imam, Bapak Giyatno.

Ramadhan sebagai Momentum Pembentukan Karakter

Usai shalat tarawih, acara dilanjutkan dengan sambutan dan tausiyah oleh Lurah Dengok, Suyanto, S.T. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan momentum untuk membersihkan hati dan membentuk pribadi yang lebih bertakwa.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan puasa sebagai sarana peningkatan kualitas diri, sehingga mampu mencapai derajat muttaqin—golongan orang-orang yang bertakwa. Selain itu, Lurah Dengok juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan selama bulan suci.

“Panen Dobel”: Panen Padi dan Panen Amal

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Giyatno selaku tokoh agama menyampaikan pesan reflektif bahwa Ramadhan tahun ini menjadi momen “panen dobel” bagi masyarakat, yakni panen hasil pertanian sekaligus panen amal ibadah.

Beliau berharap seluruh warga senantiasa diberikan kesehatan agar dapat menjalankan ibadah Ramadhan secara optimal.

Dukungan untuk Pendidikan Keagamaan

Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan generasi muda, Pemerintah Kalurahan Dengok turut menyerahkan bantuan stimulan sarana dan prasarana belajar mengajar untuk TPA Assalam. Bantuan diserahkan langsung oleh Lurah Dengok dan diterima oleh perwakilan pengurus sekaligus pengajar TPA, Mas Nugraha Dhani.

Memperkuat Harmoni Pemerintah dan Masyarakat

Safari Ramadhan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni kunjungan, tetapi menjadi ruang dialog dan penguatan hubungan antara pemerintah kalurahan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan harmoni antarwarga diharapkan semakin tumbuh selama bulan suci Ramadhan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung