Safari Ramadhan ke-6, Pemkal Dengok Pererat Ukhuwah di Masjid Al Badriyah Padukuhan Dengok V

ibnu nurhuda kasendar 02 Maret 2026 12:53:52 WIB

Dengok V — Pemerintah Kalurahan Dengok kembali melaksanakan Safari Ramadhan ke-6 bersama jajaran Bamuskal dan Bhabinkamtibmas pada Jumat malam, 28 Februari 2026, bertempat di Masjid Al Badriyah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Dengok, Suyanto, S.T., beserta pamong kalurahan, perwakilan Bamuskal, dan Bhabinkamtibmas. Hadir sebagai imam salat tarawih Mas Fuad, sementara perwakilan takmir masjid diwakili oleh Bapak Supriyanto.

Antusias Warga di Tengah Hujan dan Musim Panen

Meskipun sempat terjadi pemadaman listrik dan hujan turun di tengah musim panen yang melelahkan, antusiasme jamaah tetap tinggi. Hal tersebut mendapat apresiasi langsung dari Lurah Dengok dalam sambutannya.

Beliau menyampaikan bahwa kehadiran warga dalam Safari Ramadhan menunjukkan ketulusan niat untuk beribadah dan mencari rida Allah SWT. Dengan kesungguhan tersebut, diharapkan seluruh jamaah memperoleh ampunan dan keberkahan di akhir Ramadhan.

Aktivitas Keagamaan dan Harapan Takmir

Dalam keynote-nya, Bapak Supriyanto menyampaikan berbagai kegiatan rutin Masjid Al Badriyah, seperti TPA anak-anak dan tadarus Al-Qur’an. Ia berharap seluruh jamaah dan warga masyarakat memperoleh rahmat Allah SWT di bulan suci Ramadhan.

Himbauan Keamanan dan Bijak Bermedia Sosial

Pada kesempatan tersebut, Lurah Dengok juga menyampaikan beberapa himbauan penting kepada masyarakat:

  1. Meningkatkan kewaspadaan lingkungan, menyusul adanya kasus pencurian dan percobaan perampasan di beberapa padukuhan lain, terutama dengan sasaran warga lansia.
  2. Bijak dalam menggunakan media sosial, agar tidak mudah terpancing emosi oleh informasi yang beredar, khususnya konten bernuansa kekerasan atau provokatif.
  3. Menghidupkan kembali siskamling, termasuk tradisi membangunkan sahur dengan kentongan sebagai simbol kebersamaan sekaligus penguatan keamanan lingkungan.

Tiga Tingkatan Ibadah

Untuk menambah semangat ibadah jamaah, Lurah Dengok mengutip pandangan Syekh Nawawi al-Bantani tentang tiga tingkatan ibadah:

  1. Ibadatul ‘Abid – beribadah karena takut siksa dan murka Allah.
  2. Ibadatut-Tujj?r – beribadah dengan harapan pahala dan surga.
  3. Ibadatul Akhyar – beribadah karena cinta dan syukur kepada Allah, tanpa mengharap imbalan selain rida-Nya.

Tingkatan terakhir disebut sebagai derajat tertinggi dalam penghambaan.

Penyerahan Stimulan dan Pesan Sesepuh

Kegiatan ditutup dengan penyerahan stimulan sarana dan prasarana pembelajaran TPA Masjid Al Badriyah yang bersumber dari Dana Desa.

Turut memberikan pesan penutup, sesepuh Padukuhan Dengok V mengajak jamaah untuk menata niat dalam mencari ilmu agama, dengan ungkapan:

"Niat ingsun pados ilmu kang manfaat kangge sangu teng akhirat." Sebuah ajakan agar setiap langkah menuntut ilmu dilandasi keikhlasan demi bekal kehidupan akhirat.

Safari Ramadhan ke-6 ini tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga ruang penguatan spiritual, sosial, dan keamanan lingkungan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung