Panen Padi cara Tradisional
marsono_marsono 22 Mei 2019 22:42:07 WIB
SID_dengok.desa.id. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia beras merupakan makanan pokok sebagai sumber karbohirat penyedia tenaga bagi tubuh. Beras merupakan produk olahan dari biji-bijian bernama padi, setelah melalui proses panjang pada mesin penggilingan maka, dihasilkan beras. Padi memiliki nama latin Oryza sativamerupakan tanaman penting dalam peradaban manusia. Padi diambil dari india atau indocina dan dibawa oleh nenek moyang pada saat bermigrasi dari daratan asia sekitar 1500 SM.
Padi Siap Panen ??
Perlu Anda ketahui, untuk mendapatkan yang disebut beras memerlukan proses panjang, dari Penyiapan lahan pertanian, Pembibitan padi, Penanaman padi dan proses Memanen, serta terakhir adalah Penggilingan padi menjadi beras. Proses Memanen yang benar-benar sangat menentukan terhadap hasil panen, karena kesalahan proses memanen bisa berakibat pada berkurangnya hasil padi pada suatu wilayah. Petani di Indonesia pada umumnya masih menggunakan cara-cara tradisonal untuk memanen padi. cara memanen seperti ini sudah diturunkan ke-temurun.
Berikut merupakan Langkah Memanen Padi Secara Tradisional:
1. Siapkan peralatan untuk memanen padi, seperti: Sabit, Terpal dan merontokan padi dan Alat Perontok padi (dalam bahasa Jawa disebut Gepyokan).
2. Langkah pertama, potong batang padi dengan menggunakan sabit. Caranya, gengam satu rumpun batang padi dan potong tepat di batang bagian bawah. Setelah itu, tumpuk ke dalam tumpukan kecil. Berhati-hatilah pada saat memotong batang padi, karena jika kamu lalai, bukankah mingkin jarimu akan terpotong.
3. Setelah semua batang terpotong, kumpulkan koleksi-koleksi kecil ini ke dekat terpal yang sudah digelar. Siapkan alat perontok tradisional, dan mulailah merontok padi.
4. Merontok padi dapat diloakukan dengan cara memegang segengam batang padi.Pegang batang bagian bawah dan pukul-pukulkan padi ke alat perontok sampai padi rontok. Bagi pemula, jangan menggulung batang padi terlalu besar, karena hasil tidak akan maksimal. Cara merontokan padi seperti ini cukup menguras tenaga.
5. Terakhir, setelah semua selesai dirontokan. Bersihkan padi dari daun-daun padi yang ikut rontok ikut kotoran lainya. Jemur padi sampai kering dan padi siap digiling atau disiapkan. Untuk menghasilkan disebutir Diperlukan usaha keras dari Petani, Mulai dari Waktu, Mater, juga Tenaga. Oleh sebab itu jangan Anda biasakan membuang-buang nasi atau menyisakan nasi. Hargailah setiap butir nasi, karena tidak semua orang bisa beruntung Anda bisa makan nasi setiap hari. Terakhir, Tetap Hijaukan Bumi Kita.
Salam hijau desa dengok
Mesem ayem tentrem
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pemkal Dengok Salurkan BLT Dana Desa Bulan Mei 2026 kepada 6 Keluarga Penerima Manfaat
- Pemkal Dengok Salurkan PMT Ibu Hamil dan Menyusui Bulan Mei 2026 untuk 7 Penerima Manfaat
- BPKP DIY Lakukan Monitoring dan Uji Petik Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Dengok
- 450 KPM Dengok Terima Bantuan Pangan Kemensos RI melalui Bulog
- Pertemuan Rutin LINMAS DENGOK Bahas KAMTIBMAS dan Pencegahan Paham Radikal
- UPT Puskesmas Playen II Gelar Pembinaan ILP Tingkat Padukuhan di Dengok II
- Rakor Pemangku Keistimewaan 2026 Bahas Pemanfaatan Tanah Kalurahan dan Arah Perencanaan Tahun 2027
Komentar Terkini
-
suyanto
Semangat maju terus bersama berusaha mewujudkan De...baca selengkapnya
08 Januari 2017 22:39:01 WIB -
MarsonoKI
Lanjutkan...baca selengkapnya
08 Januari 2017 19:44:17 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:20 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:13 WIB -
Sumartini
Apa yg kita raih sekarang adalah atas dukungan dan...baca selengkapnya
25 Oktober 2016 23:48:11 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













